TIPS TIP KEAMANAN AKUN HOSTING SPANEL


Kategori :   Tips
artikel :   Tip Keamanan Akun Hosting Spanel
Dilihat :   736 Kali
Sumber :   www.masterweb.net

Tip-tip berikut ini untuk menjaga agar akun hosting Spanel Anda tetap aman dan tidak ditembus orang lain.

 

 

Umum

  • Jangan berikan password akun hosting Spanel Anda pada siapapun.
  • gunakan password yang strong/panjang.
  • Akses control panel hosting menggunakan https:// dan jangan http://, untuk menghindari kemungkinan password Anda di-sniff.
  • jika bisa, akseslah control panel dari komputer yang aman. Hindari komputer publik seperti warnet.


setting email

  • limitlah jumlah email yang dapat dikirimkan per jam atau per hari sesuai kebutuhan, agar seandainya skrip Anda diexploit spammer/hacker, jumlah email spam yang mungkin terkirim dari hasil exploit menjadi terbatasi. Setting ada di: Subdomain manager > Prefs > Email (saat ini hanya dapat dilakukan oleh admin).


setting akses di control panel

  • set IP/blok IP di mana Anda dapat login ke SSH atau control panel hosting (XXX saat ini belum diimplementasi).


setting skrip/aplikasi web di control panel

setting2x ini ada di Subdomain Manager > Prefs.

  • gunakan cgi-USER dan jangan USER. Lihat detilnya di artikel: user-CGI.
  • opsional, gunakan RBL untuk skrip .

Tip: Untuk file-file konfigurasi yang di-include seperti config. p_h_p berisi password database, Anda dapat menggunakan permission 0640 dan bukannya 0644, agar tidak bisa dibaca oleh user Apache langsung www-data, tapi harus lewat skrip utama p_h_p . (Sebetulnya, semua file/direktori yang tidak ingin agar terlihat langsung dari browser dapat diberi permission 0640/0750, misalnya CHANGELOG, VERSION, doc/, dsb).

Tip: jika website Anda semuanya terdiri dari file-file statik saja (HTML, JS, gambar, video) dan tidak ada skrip server side ( p_h_p , CGI), maka Anda dapat mematikan CGI, agar tidak ada skrip yang dapat berjalan sama sekali di website/subdomain Anda. Settingnya ada di Subdomain Manager > Prefs > CGI aktif/disable.

Tip: untuk direktori di bawah document root yang dipakai untuk upload, dapat ditambahi setting .htaccess agar skrip tidak dapat berjalan di bawah direktori tersebut (kalau-kalau ada yang iseng mengupload skrip ke sana).


setting aplikasi web builtin (/webapps)

Subdomain Manager > Prefs.

  • matikan jika tidak perlu. contoh bila Anda tidak menggunakan Subversion, p_h_p MyAdmin, atau p_h_p PgAdmin, matikan saja. Karena bisa saja jika password database Anda lemah, misalnya, maka dapat dibruteforce lewat p_h_p MyAdmin.

 
_.::._
 


GreenTheSky

artikel Menarik Lainya
Tips