|
|
Tip-tip berikut ini untuk menjaga agar akun hosting Spanel Anda tetap aman dan tidak ditembus orang lain.
Umum
- Jangan berikan password akun hosting Spanel Anda pada siapapun.
- gunakan password yang strong/panjang.
- Akses control panel hosting menggunakan https:// dan jangan http://, untuk menghindari kemungkinan password Anda di-sniff.
- jika bisa, akseslah control panel dari komputer yang aman. Hindari komputer publik seperti warnet.
setting email- limitlah jumlah email yang dapat dikirimkan per jam atau per hari sesuai kebutuhan, agar seandainya skrip Anda diexploit spammer/hacker, jumlah email spam yang mungkin terkirim dari hasil exploit menjadi terbatasi. Setting ada di: Subdomain manager > Prefs > Email (saat ini hanya dapat dilakukan oleh admin).
setting akses di control panel- set IP/blok IP di mana Anda dapat login ke SSH atau control panel hosting (XXX saat ini belum diimplementasi).
setting skrip/aplikasi web di control panelsetting2x ini ada di Subdomain Manager > Prefs. - gunakan cgi-USER dan jangan USER. Lihat detilnya di artikel: user-CGI.
- opsional, gunakan RBL untuk skrip .
Tip: Untuk file-file konfigurasi yang di-include seperti config. p_h_p berisi password database, Anda dapat menggunakan permission 0640 dan bukannya 0644, agar tidak bisa dibaca oleh user Apache langsung www-data, tapi harus lewat skrip utama p_h_p . (Sebetulnya, semua file/direktori yang tidak ingin agar terlihat langsung dari browser dapat diberi permission 0640/0750, misalnya CHANGELOG, VERSION, doc/, dsb). Tip: jika website Anda semuanya terdiri dari file-file statik saja (HTML, JS, gambar, video) dan tidak ada skrip server side ( p_h_p , CGI), maka Anda dapat mematikan CGI, agar tidak ada skrip yang dapat berjalan sama sekali di website/subdomain Anda. Settingnya ada di Subdomain Manager > Prefs > CGI aktif/disable. Tip: untuk direktori di bawah document root yang dipakai untuk upload, dapat ditambahi setting .htaccess agar skrip tidak dapat berjalan di bawah direktori tersebut (kalau-kalau ada yang iseng mengupload skrip ke sana).
setting aplikasi web builtin (/webapps)Subdomain Manager > Prefs. - matikan jika tidak perlu. contoh bila Anda tidak menggunakan Subversion, p_h_p MyAdmin, atau p_h_p PgAdmin, matikan saja. Karena bisa saja jika password database Anda lemah, misalnya, maka dapat dibruteforce lewat p_h_p MyAdmin.
|
|
|
|
GreenTheSky
artikel Menarik Lainya
Internet
|
|
-
( 537 Hit dari: 29September2009)
-
( 566 Hit dari: 25September2009)
-
( 464 Hit dari: 29September2009)
-
( 453 Hit dari: 29September2009)
|
|
-
( 387 Hit dari: 25September2009)
-
( 717 Hit dari: 25September2009)
-
( 987 Hit dari: 25September2009)
-
( 998 Hit dari: 30March2010)
|
|
|
|
|
|